Ketahui 5 Penyebab Penyakit Asma Agar Tidak Mudah Kambuh

357 views

Ketahui 5 Penyebab Penyakit Asma Agar Tidak Mudah KambuhHingga saat ini belum jelas apa penyebab penyakit asma. Tapi asma dapat terjadi jika saluran pernapasan atau bronkus mengalami peradangan. Peradangan ini mengakibatkan saluran pernapasan menjadi bengkak dan menyempit sehingga udara yang masuk ke paru-paru menjadi terbatas.

Selain itu, peradangan dapat menyebabkan sel di saluran pernapasan menjadi lebih sensitif dan memproduksi lebih banyak lendir dari biasanya.

Menumpuknya lendir berakibat pada saluran pernapasan yang semakin menyempit, sehingga menyulitkan kamu dalam bernafas. Serangan asma dapat terjadi apabila kamu terpapar pemicu asma saat melakukan aktivitas. Walau begitu, pemicu asma pada setiap orang tidaklah sama.

Penting bagi kamu dan orang-orang terdekat untuk mengetahui apa penyebab penyakit asma berikut ini.

1.    Alergi

gejala alergiPenyakit asma disebabkan oleh alergi. Alergi adalah salah satu dari penyebab paling umum dari kumatnya gejala asma. Tak banyak yang menyadari bahwa asma dengan alergi memiliki kaitan satu sama lain.

Reaksi alergi dapat membuat sistem imun melepaskan antibodi yang disebut antihistamin yang beredar lewat aliran darah ke seluruh organ tubuh, untuk memunculkan beragam gejala.

Salah satunya adalah sesak nafas yang khas dengan penyakit asma. Dua jenis alergi ini dapat menjadi penyebab asma apabila alergi terhirup dan alergi dari makanan. Alergi dapat menjadi penyebab penyakit asma apabila seseorang mengkonsumsi sesuatu atau menghirup udara yang mengandung alergi.

Sekitar 80 persen yang memiliki asma dengan alergi yang disebabkan oleh bulu binatang, kecoa, tungau debu, serbuk sari dari pohon, bunga, dan rumput. Sedangkan itu, alergi makanan dapat menjadi penyebab asma walau jarang dialami. Berikut ini beberapa alergi makanan yang dapat menyebabkan asma kambuh:

•    Susu sapi
•    Telur
•    Kacang-kacangan
•    Makanan laut seperti ikan, kepiting, dan kerang-kerangan
•    Gandum
•    Kedelai
•    Buah tertentu

Gejala yang disebabkan oleh alergi makanan dapat berkisar dari yang ringan hingga berat, dan mungkin bisa datang tiba-tiba atau selama beberapa jam.

2.    Olahraga

pengertian olahragaUntuk seseorang yang sudah memiliki asma, gejala dapat kambuh  dan bertambah parah saat melakukan aktivitas seperti olahraga. Tapi orang sehat dan atlet sekalipun yang tidak memiliki riwayat asma juga dapat mengalaminya sewaktu-waktu, kenapa begitu?

Karena berolahraga atau naik tangga, tanpa kamu sadari akan menarik dan membuang nafas lewat mulut. Cara tersebut dapat menyebabkan asma muncul.

Mulut tidak memiliki rongga sinus dan rambut halus seperti hidung yang berfungsi untuk melembabkan udara. Udara kering yang masuk ke paru-paru lewat mulut akan memicu penyempitan pada saluran pernafasan sehingga sulit bernafas.

Dengan menghirup inhaler asma sebelum melakukan olahraga dapat mencegah terjadinya serangan asma. Selain itu, penting juga melakukan pemanasan secara pelan-pelan sebelum olahraga.

3.    Merokok

bahaya merokokOrang yang sering merokok akan lebih terkena asma ketimbang orang yang tidak merokok. Jika kamu mempunyai asma dan merokok, kebiasaan ini akan dapat menyebabkan asma yang kamu miliki menjadi lebih buruk.

Wanita hamil dan merokok juga dapat meningkatkan risiko janinnya mengidap asma. Bukan itu saja, bayi yang ibunya merokok selama kehamilannya dapat menyebabkan fungsi paru-paru pada bayi menjadi lebih buruk di bandingkan dengan ibu hamil yang tidak merokok.

Berhenti merokok adalah salah satu cara untuk mengurangi penyebab penyakit asma sekaligus melindungi paru-paru kamu.

Baca juga: 8 Obat Herbal Penyakit Asma Yang Perlu Kamu Tahu

4.    Batuk

batuk alergiBatuk yang diakibatkan karena penyakit tertentu bisa menjadi salah satu faktor dari penyebab asma. Pemicu terjadinya asma saat batuk adalah infeksi saluran pernapasan ataupun peradangan, misalnya karena rhinitis kronis, flu dan sinusitis, serta bronchitis.

Infeksi saluran pernapasan merupakan penyebab asma paling umum pada anak-anak di bawah usia 10 tahun.  Asma batuk kurang terdiagnosis dan sulit diobati. Jika kamu mengalami batuk yang berkepanjangan, baiknya untuk segera cek kondisi kesehatan kamu ke dokter spesialis paru-paru.

Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan cara tes fungsi paru-paru guna melihat kerja paru-paru kamu.

5.    Obat-obatan tertentu

obat psikotropikaSebagian orang tidak akan mengira jika efek samping dari obat-obatan tertentu dapat menjadi penyebab penyakit asma. Misalnya obat anti nyeri NSAID seperti ibuprofen dan aspirin hingga obat penyakit jantung beta blocker.

Jika kamu mempunyai asma dan sedang mengkonsumsi obat ini, efek obatnya dapat memperburuk gejala asma yang kamu miliki. Tak jarang, efek samping obat-obatan tersebut juga dapat berakibat fatal pada penderita asma.

Jika kamu termasuk ke dalam salah satu orang yang sensitif terhadap obat-obatan tersebut sebaiknya hindari mengkonsumsi ibuprofen, naproxen, dan diclofenac karena dapat memicu serangan asma. Terlebih jika kamu punya riwayat asma. Selalu konsultasi dengan dokter terkait sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.

Dari penjelasan di atas dapat kita ketahui bahwa banyak sekali faktor penyebab penyakit asma. Kamu sebaiknya menghindari pemicu terjadinya asma agar gejalanya tak mudah kambuh. Tapi untuk mengetahui pasti apa penyebab asma kamu gampang kambuh, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter.

author
Author: