Mengenal Lebih Jauh Penyakit Asam Urat

118 views

Mengenal Lebih Jauh Penyakit Asam UratMerasakan nyeri yang tiba-tiba mampir di bagian persendian kaki atau tangan sangat menyakitkan. Gejala ini kemudian bisa ditebak penyebabnya adalah penyakit asam urat.

Reaksi tersebut dapat disebabkan karena adanya pertempuran sel darah putih yang berfungsi dalam menjaga kesehatan tubuh dan memerangi zat asing yang akan menyerang kristal asam urat. Pertempuran keduanya menyebabkan peradangan dan rasa sakit.

Penyakit ini bisa saja dialami oleh siapa saja dan bukan hanya orang lanjut usia. Namun yang muda juga dapat terkena penyakit ini, walaupun risikonya sedikit.

Apa itu asam urat ? Asam urat merupakan suatu kondisi dimana purin dalam tubuh meningkat. Akibatnya tubuh menjadi bereaksi dan menyebabkan rasa nyeri pada bagian tangan atau kaki.

Jika tidak diatasi, penyakit asam urat ini dapat berkembang menjadi radang sendi atau gout. Dikutip dari healthline, dalam sebuah studi menyebutkan setidaknya, 43,3 juta orang Amerika mengalami masalah ini.

Penyakit asam urat atau hiperurisemia akan terbentuk bila tubuh kelebihan purin. Purin merupakan senyawa kimia yang dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan.

Beberapa di antaranya adalah daging merah, jeroan, makanan laut, kacang-kacangan, dan lainnya. Saat kondisi normal, tubuh akan mengeluarkan asam urat dan purin melewati urine. Sedangkan kondisi tidak normal, tubuh akan memproduksi terlalu banyak asam urat tapi tidak maksimal saat mengeluarkannya. Biasanya kondisi ini terjadi karena ada masalah di ginjal.

Akibatnya, purin mengendap dan menjadi kristal di seluruh bagian tubuh. Walau begitu, kristal asam urat dapat terbentuk di daerah persendian dan juga ginjal. Tingginya kadar asam urat dalam darah dan kemampuan tubuh dalam mengeluarkan asam urat yang tidak optimal, merupakan penyebab terjadinya asam urat.

Peyebabnya

Penyakit asam urat adalah salah satu penyebabnya, penyakit ini acap kali membuat penderitanya meringis kesakitan akibat rasa nyeri tak tertahankan.  Kurang gerak ditambah pola makan yang asal atau serampangan, bisa dibilang menjadi faktor penyebab penyakit asam urat yang paling dominan saat ini.

Beda lagi dengan penyakit rematik atau rheumatoid arthritis, yang rasa sakitnya simetris sehingga dapat dirasakan oleh seluruh tubuh. Rasa nyeri yang di alami oleh penyakit asam urat biasanya akan terjadi pada satu sisi, contohnya kaki kiri atau kaki kanan saja.

Tingginya kadar asam urat dalam darah ini dipicu oleh berbagai faktor. Diantaranya seperti makanan, obat-obatan, penyakit, faktor genetik dan obesitas. Selengkapnya dapat disimak melalui penjelasan berikut ini.

Tips pencegahan

Kendati penyakit asam urat dapat dikendalikan dengan obat, namun alangkah baiknya bila kita melakukan tindakan pencegahan guna meminimalisir kambuh atau datangnya penyakit asam urat.

Setelah mengetahui tentang penyebab asam urat naik, selanjutnya ada beberapa langkah yang perlu kamu ikuti untuk mencegahnya sebagai berikut:

  • Jaga pola makan. Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Kenali berbagai makanan yang tinggi, sedang, juga yang rendah purin.
  • Hindari minum-minuman keras. Alkohol dalam minuman keras tinggi akan purin, menghindarinya tentu saja menjadi pilihan cerdas. Selain itu, dampak buruknya pun lebih besar dibandingkan manfaatnya bagi kesehatan.
  • Konsumsi makanan mengandung zat penurun asam urat. Buah dari keluarga berry (bluberry, stroberi, dll), bawang putih dan peterseli dapat membantu menggelontorkan asam urat dari tubuh.
  • Manfaatkan herbal alami. Sambiloto, temulawak, lada hitam dan daun tempuyung bersifat anti-inflamasi dan diuretik yang membantu meringankan dan mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh.
  • Perbanyak minum air putih. Cukupi kebutuhan air putih setiap harinya. Rata-rata 8 gelas sehari, tergantung aktivitas yang dilakukan. Terpenuhinya air dalam tubuh dapat dilihat dari urine yang berwarna putih atau bening.
  • Pertahankan berat badan ideal. Kelebihan berat badan atau obesitas menjadi faktor pemicu terjadinya penyakit asam urat. Sebaiknya turunkan berat badan secara bertahap, jika berat badan turun secara drastis dapat memicu serangan asam urat.
  • Olahraga secara teratur. Rutin berolahraga selama 30-45 menit minimal 2 kali seminggu membantu menurunkan risiko penyakit asam urat sekaligus menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Kadar asam urat tinggi dalam darah (hyperuricaemia) belum tentu menyebabkan nyeri sebagai gejala penyakit asam urat. Sebaliknya, rasa nyeri dapat dirasakan ketika kadar asam urat normal.

Semua ini bergantung pada kemampuan metabolisme tubuh. Jika tubuh dapat bekerja secara optimal dalam mengeluarkan asam urat. Maka, penumpukan asam urat yang membentuk kristal-kristal pada sendi tidak akan terjadi.

Intinya, dalam pengelolaan penyakit asam urat selain dari menghindari makanan yang dapat meningkatkan risiko serangan asam urat, kamu juga perlu memperhatikan berat badan yang kamu miliki.

Menurunkan berat badan dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh sekaligus menekan pada sendi. Dengan begitu, kamu akan tetap sehat dan dapat terhindar dari penyebab penyakit asam urat.

 

author
Author: