7 Manfaat Jambu Biji Merah Untuk Kesehatan

875 views

Jambu biji atau yang biasa disebut jambu siki atau jambu klutuk memiliki nama latin psidium Guajava yang tergolong kedalam keluarga Myrtaceae. Buah ini termasuk kedalam buah tropis yang mudah didapatkan di Indonesia dan biasanya dipanen pada bulan Februari dan Maret.

manfaat-jambu-biji-merah-untuk-ibu-hamil

Lebih rinci, dalam 100 gram berat buah, kandungan jambu biji adalah sebagai berikut:
• 49 kalori energy
• 0,9 gram protein
• 0,3 gram lemak
• 12,2 gram karbohidrat
• 5,6 gram serat
• 14 mg kalsium
• 28 mg fosfor
• 1,1 mg zat besi
• 25 IU vitamin A
• 0,02 mg vitamin B1
• 87 mg vitamin C
• 86 gram air
• Vitamin 5% atau 0,73 mg vitamin E
• 2% atau 2,6 mcg vitamin K

Dalam buah ini juga terkandung mineral-mineral essensial seperti mangan, magnesium, dan asam amino yaitu tryptophan. Jambu biji berwarna merah lebih unggul kadar kandungan fitokimianya dibandingkan jambu yang berwarna putih. Fitokimia adalah kandungan yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Buah ini sering dianjurkan oleh dokter pada pasien demam berdarah untuk menaikkan trombosit. Biasanya jambu biji ini diolah menjadi jus yang kemudian digunakan untuk mengganti cairan akibat penurunan trombosit saat terjangkit demam berdarah. Berikut ini adalah manfaat jambu biji merah untuk kesehatan.

1. Sumber Antioksidan

Jambu biji ini memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, lebih tinggi dibandingankan dalam buah jeruk dan kiwi. Vitamin C dalam jambu biji juga diketahui delapan kali lebih besar dibandingkan buah lemon. Kandungan vitamin C dalam buah ini adalah 95 mg dari 100 gram berat buah yang matang dan 49 mg dari 100 gram berat buah yang manis.

Namun, semakin buahnya matang maka kandungan vitamin C dalam buah ini juga akan bertambah tinggi. Kandungan vitamin C dalam buah ini mencapai 228 mg dalam 100 gram beratnya. Vitamin C ini banyak ditemukan pada daging buah dan lapisan bawah kulitnya.

Manfaat jambu merah yang mengandung vitamin C ini berguna untuk mencegah proliferasi radikal bebas yang berasal dari polusi udara dan paparan sinar UV matahari. Vitamin C sebagai antioksidan juga berguna untuk mencegah penyakit sariawan dan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Kegunaan vitamin C sebagai antioksidan dalam buah ini ternyata didukung oleh kegunaan dari karotenoid dan fitokimia. Buah ini mengandung fitokimia yang berkhasiat seperti asam korbigen, asam linoleat, asam elagat, karotenoid, likopen, leukosianidin, dan polifenol galokatokin.

Kandungan fitokimia ini berguna sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Kandungan vitamin C dan karotenoid (vitamin A) akan semakin meningkat kegunaannya sebagai antioksidan dengan adanya kandungan flavonoid sebagai antioksidan juga seperti pelargonididn, kaemferol, dan quercetin. Banyaknya kandungan antioksidan dalam buah jambu biji merah ini akan meningkatkan fungsi perlindungan tubuh dari radikal bebas.

2. Melancarkan Pencernaan

Kandungan vitamin C, karotenoid (vitamin A), dan potassium dalam jambu biji berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas sistem pencernaan. Buah ini juga mengandung pektin yang merupakan serat larut. Kandungan serat yang tinggi dalam buah ini berguna untuk mengatasi konstipasi atau sembelit (susah Buang Air Besar).

Serat ini memberikan efek laksatif dengan cara mempercepat pergerakan usus sehingga akan mngeluarkan kelebihan cairan di usus dan mengeluarkan kotoran dari dalam usus secara menyeluruh. Jambu biji mengandung khasiat astringent yang berguna untuk mengatasi penyakit diare, gastroenteritis (radang pada lambung dan usus), dan disentri. Khasiat astringent juga akan membasmi bakteri dan mikroba jahat di usus yang menyebabkan produksi lendir berlebihan di usus.

Namun, buah jambu biji merah ini jangan dikonsumsi lebih dari 300 gram setiap hari karena kandungan seratnya yang tinggi akan menyebabkan diare yang merupakan efek samping jambu biji. Bahkan diare sangat berbahaya bagi ibu hamil karena dapat memicu timbulnya komplikasi saat kehamilan.

Selain itu, kelebihan konsumsi buah ini akan membuat sakit pada gigi dan gigi berlubang. Jambu biji merah juga jangan dikonsumsi berlebihan karena bijinya akan memicu terjadinya usus buntu dengan cara memicu peradangan pada sekum (usus buntu). Makan jambu biji bikin usus buntu.

3. Sumber Asam Folat untuk Tumbuh Kembang Janin

Buah ini mengandung 12,5% atau 49 mcg asam folat dalam 100 gram beratnya. Jambu biji merah untuk ibu hamil dikarenakan asam folat atau vitamin B9 sangat bagus untuk dikonsumsi. Manfaat jus jambu biji merah yang kaya akan asam folat yang berguna untuk tumbuh kembang janin. Asam folat akan membantu perkembangan otak janin dan menghindarkan terjadinya bayi lahir cacat.

Kekurangan asam folat pada ibu hamil akan menyebabkan penyakit diare, sariawan, dan anemia yang akan memicu risiko bayi lahir yang cacat. Kekurangan asam folat ini akan menyebabkan bayi lahir cacat, berat badan yang kurang, dan bibir sumbing. Asam folat dalam jambu biji merah juga berguna untuk menghindarkan ibu hamil dari penyakit hipertensi atau darah tinggi karena masalah ini akan menimbulkan komplikasi pada kehamilan.

4. Menurunkan Peluang Risiko Penyakit Kanker

Jambu biji mengandung vitamin C dan senyawa flavonoid yang memiliki manfaat jambu biji merah sebagai antioksidan untuk menghambat produksi nitrosamine yang dapat memicu penyakit kanker. Vitamin C dalam jambu biji juga berguna untuk menjaga kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Kandungan vitamin C akan membantu kerja selenium untuk mencegah sel-sel kanker, diantaranya kanker payudara, prostat, paru-paru, dan usus besar. Jambu merah juga mengandung likopen untuk menghambat terjadinya oksidasi lemak yang dapat menimbulkan kanker. Kandungan likopen dalam buah ini juga berguna untuk menurunkan peluang risiko terkena penyakit kanker prostat bagi pria dan kanker payudara bagi wanita.

Minyak dari buah jambu ini berguna untuk mencega proliferasi sel-sel kanker. Serat dalam buah jambu biji merah ini berguna untuk melindungi usus dari substansi paparan racun berbahaya yang dapat menyebabkan kanker pada usus.

5. Mencegah Terjadinya Jantung Koroner

Jambu biji mengandung kalium yang berguna untuk mengontrol detak jantung. Jambu biji mengandung kalium dan magnesium yang merupakan dua zat makro untuk menurunkan tekanan darah penyebab jantung koroner. Potasium dalam jambu biji merah berguna untuk mengontrol detak jantung.

Serat, asam korbigen, asam linoleat, dan asam elagat dalam jambu biji berguna untuk mengikat lemak yang dapat membentuk plak-plak di arteri yang menyebabkan jantung koroner. Kandungan antioksidan dalam buah jambu biji merah ini yaitu vitamin C, karotenoid (vitamin A), fitokimia, dan flavonoid berguna untuk menjaga kesehatan jantung dan darah. Khasiat antioksidan dalam buah ini akan menurunkan tekanan darah ke jantung yang dapat menimbulkan penyakit jantung coroner.

6. Mengatasi Penyakit Diabetes

Kandungan serat dalam buah ini mencapai 5,4 gram dalam 100 gram beratnya. Jambu biji dan jambu merah mengandung serat pektin yang akan menurunkan kadar glukosa dalam darah yang menyebabkan penyakit diabetes. Kandungan serat pangan dalam buah ini berguna untuk membantu penyerapan gula oleh tubuh sehingga kadar glukosa tidak akan meningkat tajam setelah makan.

Serat dalam buah ini juga berguna untuk melancarkan buang air besar karena keluhan utama dari penderita diabetes adalah susah buang air besar. Penelitian di “The Indian Journal of Medical Research” pada Juni 2010 menunjukkan ada keterkaitan antara konsumsi buah jambu biji dengan penurunan gula darah.

Jambu biji juga merupakan buah yang memiliki indeks glikemik rendah. Indeks glikemik berhubungan dengan kadar gula dalam darah. Kandungan dalam jambu biji juga berguna untuk mempertahankan kadar gula darah pada keadaan normal sehingga mencegah diabetes gestasional pada ibu hamil.

7. Menurunkan Hipertensi

Menurut penelitian yang dilakukan di Heart Research Laboratory di India menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi 0,5-1 kg perhari buah jambu biji merah terbukti akan menurunkan tekanan darah sistol dan diastole pada pasien penderita hipertensi merupakan manfaat jambu biji merah. Penurunan darah itu terjadi akibat penurunan kolesterol dalam darah karena kolesterol akan menyebabkan flak yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah sehingga hipertensi akan naik.

manfaat jambu biji merah untuk hipertensi

Kalium dan magnesium dalam jambu biji dapat menurunkan tekanan darah dan seratnya berguna untuk mengikat lemak yang menyebabkan tingginya tekanan darah. Kandungan potassium dan serat berguna untuk mencegah naiknya kolestrol dan penggumpalan dari kolesterol tersebut sehingga tekanan darah akan tetap stabil. Potassium akan menjaga tekanan darah untuk tidak naik sedangkan serat berguna untuk melindungi usus dari penyerapan kolesterol jahat (LDL).

Kini anda telah mengetahui manfaat-manfaat yang luar biasa dari buah jambu biji merah agar tubuh anda tetap sehat. Anda bisa mengonsumsi buah jambu biji merah tersebut secara rutin untuk mengambil manfaat jambu biji merah dari kandungan-kandungannya.

author
Author: 
    Khasiatkesehatan dot com adalah media digital yang menyajikan artikel-artikel terbaik seputar dunia kesehatan untuk Anda. Semoga bermanfaat.