4 Makanan Penurun Darah Tinggi

909 views

Darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit atau kondisi kronis yang dapat memicu penyakit komplikasi lainnya seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Mengatasi dan mengobati darah tinggi atau hipertensi bisa dengan asupan dan pola makan yang tepat dan sehat. Oleh karena itu, memasukan makanan-makanan dan buah penurun darah tinggi adalah penting dalam menu anda sehari-hari. Lalu, makanan penurun darah tinggi apa saja yang wajib dikonsumsi?

Hindari makanan yang dapat memicu darah tinggi seperti makanan yang mengandung sodium. Makanan yang dapat membuat tekanan darah tetap normal yaitu makanan yang mengandung potassium, magnesium, dan serat.

Beberapa jenis makanan penurun darah tinggi yang dapat membantu Anda untuk mengobati dan menyembuhkan darah tinggi dapat anda temukan dalam ulasan dibawah ini.

1. Sayuran Hijau.

Bayam dan seledri termasuk kedalam sayuran hijau dan makanan penurun tekanan darah tinggi yang bagus dikonsumsi untuk penderita penyakit tersebut. Sayuran hijau ini sudah terkenal akan khasiat dan manfaatnya karena kandungan karoteid yang dapat menangkal radikal bebas. Sayuran berwarna hijau ini juga mengandung klorofil yang atau zat hijau daun yang strukturnya hampir mirip dengan hemoglobin, hb, atau sel darah merah. Anda bisa membuat jus penurun darah tinggi dari sayuran hijau ini.

Makanan Penurun Darah Tinggi

Kandungan gizi dan manfaat sayuran hijau termasuk bayam dan seledri untuk tekanan darah tinggi:
• Kalium. Kandungan kalium dalam sayuran hijau dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
• Serat, potassium, folat, dan magnesium. Kandungan-kandungan ini dapat menjaga tekanan darah tetap normal.
• Kalori rendah. Sayuran hijau mengandung rendah kalori sehingga tidak menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas. Obesitas adalah faktor utama penyebab tekanan darah tinggi.
• Serat. Kandungan serat ini berfungsi menjaga kesehatan organ jantung. Seperti yang ditehui, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung.
• Vitamin C. Vitamin ini terbukti membuat orang yang mengonsumsinya memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsinya.
• Vitamin E. Vitamin dalam sayuran hijau ini berguna untuk membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Vitamin ini akan membantu beban kerja jantung.

2. Gandum

Gandum (Triticum spp.) adalah tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Menurut Food and Drug Administration, badan yang mengawasi makanan di Amerika Serikat menyatakan bahwa gandum merupakan makanan penurun darah tinggi dan memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Seperti yang diketahui, darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung. Anda bisa mengganti nasi dengan gandum untuk sarapan di pagi hari. Gandum lebih ramah terhadap penderita darah tinggi dibandingkan nasi. Konsumsilah gandum secara rutin dan teratur sebagai cara menurunkan tekanan darah tinggi. Anda bisa mengonsumsi roti gandum dan oatmeal untuk sarapan di pagi hari.

Nutrisi dan khasiat gandum untuk menurunkan darah tinggi.
• Serat. Gandum mengandung serat yang penting untuk melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh. Kandungan ini mampu menurunkan darah tinggi dan menurunkan kolesterol jahat.
• Asam folat atau folic acid. Kandungan ini dapat menyembuhkan penyakit jantung coroner dan penyakit yang berhubungan dengan tekanan darah.
• Senyawa fitokimia berupa lignin. Kandungan ini mampu menekan penyakit jantung dan bahkan kanker.
• Tokotrienol, squalen, orisanol, saponin, dan fitosterol. Kandungan-kandungan ini bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Berkurangnya kolesterol akan menyebabkan berkurangnya tekanan darah tinggi.
• Senyawa fenol. Kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan untuk mengikat radikal bebas agar tidak membahayakan tubuh.
• Vitamin E. Vitamin ini berfungsi membantu jantung menggunakan oksigen lebih efisien untuk otot. Vitamin ini akan mengurangi beban kerja jantung.
• Vitamin D. Vitamin ini baik dikonsumsi untuk penderita tekanan darah tinggi. Vitamin ini mampu menurunkan tekanan darah tinggi.
• Vitamin B kompleks. Vitamin dalam gandum ini mampu menormalkan tekanan darah yang tinggi. Vitamin ini juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserah penyakit darah tinggi.

3. Kedelai

Bagi penderita darah tinggi, mengonsumsi susu kedelai lebih baik untuk minuman penurun darah tinggi dibandingkan susu sapi. Kedelai adalah sejenis tanaman polong-polongan yang biasanya dijadikan bahan dasar makanan dari Asia Timur, seperti tempe, tahu, dan kecap. Masyarakat Asia Timur telah membudidayakan tanaman ini sejak 3500 tahun yang lalu. Selain itu, kedelai merupakan sumber utama dari protein nabati dan minyak nabati di dunia.

Makanan Penurun Darah Tinggi

Kandungan dan kegunaan kedelai sebagai makanan penurun darah tinggi:
• Kalium dan magnesium. Kedelai merupakan sumber yang baik untuk dua kandungan ini. Kandungan ini dapat mengendalikan tekanan derah tetap terjaga.
• Vitamin E. Vitamin dalam kedelai ini mampu menurunkan beban kerja dari organ vital yaitu jantung. Hipertensi ini menyebabkan beban kerja jantung semakin meningkat yang dapat menyebabkan jantung coroner dan stroke.
• Magnesium. Kandungan dalam kedelai ini berguna untuk menjaga tekanan darah agar tetap konsisten.
• Kalium. Kandungan dalam kedelai ini bermafaat untuk menyem=imbangkan kadar garam dalam tubuh. Oleh karena itu, ini menjaga kerja jantung dan tekanan darah tetap normal.
• Vitamin B kompleks. Vitamin ini bermanfaat untuk menstabilkan tekanan darah. Vitamin ini juga berguna menyehatkan tubuh.
• Vitamin C. Vitamin ini berperan untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil.
• Zinc. Kandungan ini berkhasiat untuk menghambat zat yang dapat membuat tekanan darah menjadi naik.

4. Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki banyak manfaat terutama untuk cara menurunkan darah tinggi di usia muda dan menjaga kesehatan jantung. Minyak zaitun adalah minyak yang berasal dari buah yang diambil dari pohon zaitun (olea Europea). Tanaman zaitun berasal dari wilayah Mediterania seperti Timur Tengah, Italia, Spanyol, dan Yunani. Bahkan Hippocrates, bapak ilmu kedokteran, menyatakan bahwa zaitun memiliki nilai terapi untuk kesehatan.

Dr. Ir. Alsuhendra Msci, ahli biokimia pangan dan gizi Universitas Negeri Jakarta, mengatakan bahwa zaitun mengandung lemak tak jenuh dan asam linoleat atau omega 6 yang bermanfaat untuk kesehatan. Konsumsi minyak zaitun extra virgin yang merupakan minyak zaitun yang paling murni. Minyak zaitun jenis ini merupakan hasil ekstraksi pertama dari buah zaitun. Warna minyak zaitun ini adalah hijau dan memiliki aroma yang lebih tajam. Anda bisa menambahkan minyak zaitun ke salad untuk cemilan.

Nutrisi dan Manfaat minyak zaitun untuk menurunkan darah tinggi:
• Antioksidan. Kandungan dalam minyak zaitun ini berfungsi mengontrol tekanan darah agar tetap stabil dan terjaga.
• Asam lemak sehat. Lemak sehat dalam minyak zaitun berguna untuk mengatur tekanan darah agar tetap dalam keadaan normal.
• Vitamin E. Vitamin ini berfungsi membantu kerja jantung. Viatmin ini juga berguna untuk melancarkan sirkulasi darah.
• Omega 3. Kandungan dalam minyak zaitun ini bermanfaat untuk mencegah gangguan jantung dan pembuluh darah arteri. Oleh karena itu, kandungan ini membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain mengonsumsi makanan penurun darah tinggi, anda juga perlu meningkatkan konsumsi cairan seperti air putih minimal 8 gelas per hari. Jagalah pola dan asupan makanan sehat agar anda terhindar dari penyakit darah tinggi dan komplikasinya.

author
Author: 
    Khasiatkesehatan dot com adalah media digital yang menyajikan artikel-artikel terbaik seputar dunia kesehatan untuk Anda. Semoga bermanfaat.