Hindari Makanan Pantangan Darah Tinggi Berikut Ini

1147 views

Darah tinggi merupakan pembunuh diam-diam karena serangannya yang tiba-tiba dan menyebabkan kematian. Hal yang paling penting, penderita hipertensi atau darah tinggi harus memperhatikan asupan makanan yang ia konsumsi. Hal itu karena mengonsumsi makanan pantangan darah tinggi dapat menyebabkan gagal jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.

Percuma anda telah mengonsumsi obat hipertensi jika anda masih mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat memicu penyakit ini. Biasanya efek negatif dari makanan pemicu hipertensi akan lebih besar dibandingkan obat hipertensi yang anda minum. Oleh karena itu, untuk menurunkan tekanan darah tinggi, mengatur makanan pantangan darah tinggi harus ada dalam menu dan sarapan anda sehari-hari adalah hal yang wajib anda lakukan.

Selain itu, banyak orang yang bilang bahwa penderita darah tinggi tidak boleh mengonsumsi garam. Namun, apakah hal itu benar? Sebenarnya apa saja makanan pantangan untuk penderita darah tinggi? Penderita darah tinggi atau hipertensi tidak boleh mengonsumsi makanan yang dapat membuat jantung berdetak kencang, volume cairan tubuh meningkat, dan pembuluh darh menyempit. Hal itu dapat menyebabkan darah tinggi.

Ulasan dibawah ini akan membahas makanan pantangan darah tinggi secara tuntas.

1. Garam

Garam, sodium, atau natrium adalah salah satu makanan pantangan darah tinggi dan penderita gagal jantung. Garam yang terasa asin mengandung natrium. Natrium akan menarik cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, cairan tubuh akan meningkat kemudian tekanan darahpun akan naik. Garam juga akan merusak pembuluh darah dan arteri dalam jantung. Biasanya lebih dari 75 persen garam atau natrium yang masuk dalam tubuh anda bukan dari garam yang anda gunakan untuk memasak.

makanan pantangan darah tinggi

Namun, garam atau natrium itu berasal dari makanan atau cemilan dalam kemasan. Oleh karena itu, bagia anda yang menderita darah tinggi, sebaiknya anda melakukan diet rendah garam dan menghindari makanan yang dilarang untuk penderita darah tinggi. Pedoman diet sehat bagi mereka yang menderita hipertensi atau prehipertensi adalah membatasi asupan garam hanya 1500mg perharinya.

Cara melakukan diet rendah garam untuk penderita hipertensi:
• Kurangi garam yang ditambahkan pada masakan. Sebaiknya anda tidak perlu menambahkan garam ke masakan anda termasuk garam meja, msg, saus, kecap, dan acar. Lebih baik anda menggunakan merica, lada hitam, bawang putih, jahe, lemon, dan rempah-rempah untuk cita rasa masakan anda. Selain itu, anda lebih baik mengolah masakan anda dengan cara merebus atau mengukusnya. Hindari menggoreng masakan anda dengan banyak minyak.
• Waspadai makanan dan minuman yang mengandung garam tersembunyi. Hindari makanan atau cemilan dalam kemasan atau makanan olahan seperti makanan instan dan makanan kalengan. Makanan kemasan yang tinggi akan kadar garam dan natrium diantaranya mie instan, sup kalengan, buah kalengan, pizza beku, daging deli, dan lain-lain.
• Baca label dan nilai gizi makanan dan minuman sebelum membeli makanan kemasan. Anda perlu menghindari makanan yang memiliki kandungan natrium yang tertera pada informasi nilai gizi.

2. Gula

Selain garam, gula juga merupakan pantangan makanan darah tinggi karena bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dalam tubuh anda. Oleh karena itu, penderita darah tinggi harus membatasi asupan gula dan makanan manis. Konsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, dan stroke. Menurut Penelitian yang diketuai oleh James J. DiNicolantonio dalam jurnal Open Heart, penambahan gula pada makanan dapat menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung dibandingkan asupan garam. Penelitian oleh JAMA juga menunjukan bahwa orang yang mengonsumsi kadar gula lebih tinggi memiliki 30 persen risiko lebih besar untuk penyakit jantung dibandingkan orang mengonsumsi gula dalam kadar normal.

Alasan mengapa gula dapat menyebabkan darah tinggi dan hemoglobin atau hb meningkat:
• Makanan manis dan gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan juga kenaikan gula dalam darah. Hal ini dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi juga.
• Gula dapat meningkatkan sintesis lemak dalam hati yang akan memicu peningkatan trigliserida dan kolesterol. Ini juga memicu terjadinya darah tinggi.
• Gula juga dapat memicu peradangan, denyut jantung, meningkatkan variabilitas tekanan darah, kadar kebutuhan oksigen miokard, dan memicu disfungsi metabolic.

3. Lemak dan Kolestrol

Selain makanan yang mengandung tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebakan peningkatan bobot tubuh, makanan ini juga merupakan makanan penyebab darah tinggi. Mengapa lemak dan kolesterol dapat memicu hipertensi? Kolesterol dan lemak akan menumpuk di lapisan pembuluh darah bagain dalam tempat mengalirnya darah. Ketika asupan lemak dan kolesterol meningkat dalam tubuh, kolesterol akan semakin menumpuk pada pembuluh darah. Semakin menumpuk kolesterol maka diameter pembuluh darah akan semakin menyempit. Aliran darah yang melewati pembuluh darah sempit tersebut akan semakin deras. Kondisi tersebut adalah penyakit darah tinggi yang bisa berakibat fatal bagi tubuh anda.

Beberapa makanan dibawah ini mengandung minyak dan kolesterol yang harus penderita darah tinggi hindari:
• Susu. Susu dalah minuman yang tinggi akan kalium dan vitamin namun tinggi juga lemaknya. Dalam satu gelas susu, terdapat 8 gram lemak dan 5 gramnya adalah lemak jenuh. Lemak jenuh ini berbahaya bagi penderita darah tinggi dan penderita gagal ginjal.
• Daging merah. Makanan ini mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Oleh karena itu, hindarilah daging merah bagi penderita darah tinggi.
• Makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng biasanya mengandung kadar natrium dan lemak yang tinggi. Misalnya saja kentang goring dalam penyajian ukuran sedang mengandung 19 gram lemak dan 270 mg sodium.
• Makanan yang tinggi akan lemak dan kolesterol adalah daging kambing, jeroan, dan hati sapi.
• Makanan cepat saji seperti nugget, sosis, burger, dan pizza juga bisa membuat tekanan darah meningkat.

4. Acar

Walaupun acar terdiri dari sayur-sayuran, acar tidak cocok untuk penderita darah tinggi. Acar adalah ketimun dan campuran sayuran lainnya seperti cabai, bawang, tomat, dan wortel yang difermentasi dengan gula, garam, dan cuka yang membuat acar menjadi sayuran penyebab darah tinggi. Penambahan garam, gula, dan cuka bertujuan untuk mengawetkan makanan ini. Acar biasanya dijadikan sebagai makanan tambahan untuk makanan utama. Acara ini biasanya ditambahkan pada mie, sate, nasi goreng, dan lain-lain pada saat sarapan.

makanan pantangan darah tinggi

Memang acar mengandung banyak vitamin dan merupakan makanan rendah kalori yang baik untuk menyegarkan tubuh. Namun, acar mengandung kadar sodium yang tinggi yang membuat acar adalah sayuran yang dilarang untuk penderita darah tinggi. Satu buah acar ketimun mengandung 570 miligram sodium. Ini setara dengan sepertiga asupan sodium yang boleh dikonsumsi perharinya yaitu 2300mg. Selain itu, garam biasanya mengendap dalam ketimun yang membuatnya seperti spons natrium. Hal yang membuat acar tidak boleh untuk penderita darah tinggi adalah kadar garamnya. Kemudian, acar juga bisa menyebabkan penyakit maag, kencing manis, dan lain-lain.

Makanan-makanan dalam ulasan ini adalah makanan pantangan darah tinggi yang perlu anda hindari. Bagi anda yang menderita darah tinggi, jaga selalu tekanan darah dan hemoglobin atau hb anda agar tetap dalam batas normal dengan memeriksakannya ke dokter. Selain itu, terapkanlah pola hidup sehat, konsumsi makanan penurun darah tinggi, dan jagalah asupan makanan yang sehat agar terhindar dari penyakit darah tinggi.

author
Author: 
    Khasiatkesehatan dot com adalah media digital yang menyajikan artikel-artikel terbaik seputar dunia kesehatan untuk Anda. Semoga bermanfaat.